Friday, April 13, 2012

Pertama Kali Menjadi Guru

Setelah sekian lama vokum menulis akhirnya pada saat ini (2 Maret 2012) saya berkesempatan menulis lagi, kali ini saya akan menulis mengenai pertama kali saya mengajar setelah di wisuda pada tanggal 31 September 2011 yang lalu.
Mungkin ini keberuntungan saya atau memang garis hidup ku, pada tanggal 20 maret saya mendapatkan kabar bahwa SK GTT kami telah keluar meskipun belum tahu siapa-siapa yang lolos dan akhirnya saya mengSMS teman saya Pedy dan katanya dia juga belum tahu dan mau di cari kebenarannya di DISPEN keesokan hari nya, dan pada hari Rabu tanggal 21 Maret di ketahui bahwa saya, Nikolas Paskalis, Jupriadi dan Selung dinyatakan lolos GTT. Mereka bertiga merupakan teman satu angkatan dengan saya dan sama-sama wisuda serta satu kelas dengan saya sedangakan yang lainnya yang merupakan satu kelas belum mendapatkan kontrak kerja dari DISPEN. Pada tanggal 22 Maret akhirnya saya ke Ngabang untuk menerima SK dan memastikan bahwa saya lolos dan di SK tersebut tertulis saya mengajar di SMA N 2 Sebangki. Saya pun kebinggungan karena belum pernah dengar SMA tersebut dan tanya sini sana di ketahui bahwa SMA tersebut tidak ada di tanya sama sama petugasnya pun, katanya di suruh surve dulu. Dan ke esokan harinya saya menanyakan di kepala sekolah SMA N 1 Sebangki mengatakan bahwa tidak ada yang namanya SMA N 2 Sebangki dan di sana cuma ada satu SMA yakni SMA N 1 Sebangki dan saya pun di suruh surve kesana untuk melihat dan merasakan jalannya.
Pada hari seninnya saya ke DISPEN dan memberitahukan bahwa SMA yang tertera di SK saya tidak ada dan saya pun disuruh untuk memberikan SK tersebut kepada bu Yustina, dan disuruh untuk meminta Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dari sekolah.
Pada hari selasanya saya pun pergi ke Sebangki dengan Sumanto (kakak tingkat saya, karena dia mau surve tempat dia ngawas UN nantinya pada tanggal 16 April 2012) ketika sudah sampai di SMA N 1 Sebangki, kepala sekolah yang ingin ditemui tidak ada ditempat dikarenakan beliau ada rapat di rayon yakni di Senakin (SMA N 1 Sengah Temila) dan saya pun tidak jadi meminta surat SPMTi dari kepala sekolahnya karena dia tidak ada ditempat. Tapi saya menemui beliau ke rumahnya dan bisa mendapatkan SPMT.
Pada hari Rabunya (28 Maret 2012) saya pergi ke Ngabang dan menyerahkan SPMT tersebut meski saya berangkat dari rumah sudah agak siang karena niat mau bermalam di Ngabang.
Pada hari Jum’atnya (30 Maret 2012) saya pergi ke SMA N 1 Sebangki dan bertemu dengan kepala sekolahnya karena pada hari kamisnya saya member tahu beliau dan menanyakan dia apakah dia ada di Sekolah Pada hari jum’at dan saya pun disuruh datang.
Saya datang di SMA N 1 Sebangki kira-kira Pukul delapan lewat setelah menempuh perjalanan satu jam setengah, setelah menunggu sekian lama akhirnya bisa bertemu dengan kepala sekolahnya yang bernama Dukin,S.Pd beliau merupakan guru saya sewaktu SMA (di SMA N 2 Sengah Temila) dan saya dengannya tidak cangung lagi karena antara bekas murid dengan bekas gurunya. Dia pun menanyakan kepada saya kapan siap untuk mulai mengajarnya, dan saya pun bilang
”terserah bapak, karena saya juga sudah siap”
Diapun menjawab
”Kalau gitu kamu masuk aja ke kelas dulu untuk perkenalan”
Saya pun masuk kelas dan diantar olehnya serta memperkenalkan dengan murid-murid di dalam kelas tersebut dan kebetulan kelas tersebut merupakan kelas XI IPS, setelah pak Dukin merasa cukup, dia pun menyerahkan waktu dan kesempatan kepada saya, dan tertama-tama saya memperkenalkan diri setelah tanya menanya saya pun menyampaikan materi-materi yang ringan>
O…ia sebelum SKsaya turun di SMA ini dulu pernah di ajar (khusunya materi Geografi) oleh teman saya Era, namun dia berhenti karena belum ada SKnya. Sekian cerita mengenai awal saya mengajar. Tulisan ini memang sudah lama saya tulis dan tidak seluruh kejadian yang ada saya tuliskan di sini karena saya juga tidak sanggup untuk mengetiknya

No comments:

Post a Comment