Thursday, February 23, 2012

Di dalam postingan blog saya sebelumnya saya telah menentukan deadline (batas waktu) hubungan kita (adek feliana). Disitu tertulis bahwa saya tidak akan melangar deadline tersebut, kalau pun adek yang memulainya nga masalah bagi ku.
Begitulah yang tertulis dalam postingan saya tersebut. Namun apa yang terjadi ??
Saya sendirilah yang melanggar deadline tersebut, mengapa saya yang melanggarnya
Karena saya merasa telah dihianati oleh adek sendiri, tapi saya juga bersyukur adek jujur pada abang dan memang adek itu selalu jujur dengan abang, begitulah yang abang rasakan meski pun terkadang abang nga jujur dengan adek.
Pada saat ini (22 Febuari 2012) saya telah memutuskan hubungan pacaran kita yang kita mulai pada 9 November 2011 yang lalu dan kita telah menjalaninya selama 3 bulan 13 hari. Tidak ada yang istimewa dalam hubungan kita yang membuat abang berkesan, namun kamu telah masuk kedalam hati ini.
Ada rasa sakit hati yang abang rasakan pada saat ini dan terkadang juga abang merasa sedih, entah kenapa abag juga nga tahu. Di bilang cinta sama adek sebenarnya abang tu tidak cinta namun sepertinya karena rasa sayang abang sama adek yang membuat perasaan abang dengan adek, meski hati kecil ini menolaknya.
Abang memutuskan hubungan kita karena selama dan dari tanggal 14 Febuari 2012 adek mulai jarang menghubungi abang dan ketika abang hubungi adek juga cuek dan lain dari sebelumnya, dan tadi tepatnya jam 10 lewat (pagi hari) bahwa adek telah berpacaran dengan teman sekelas adek yang adek katakana pada abang dan bahwa adek itu memasuki dunia baru karena selama beberapa hari ini kartu im3nya tidak aktif dan sepertinya memang itu yang dimau sama adek, dan hal itulah yang membuat saya melanggar deadline saya sendiri inilah deadline yang abang tentukan silahkan buka dan ketika saya sms untuk memutuskan hubungan kita adek balik membalasnya dan menerimanya yang intinya adek beragapan bahwa adek itu hanya cewek penting abang, karena menurut adek, untuk bertemu saja dengan adek abang menunggu ada urusan di Ngabang itulah alasan yang membuat adek mencari pacar lain, menurutku itu wajar-wajar aja karena sekarang ini adek masih masa puber dan menuju kedewasaan. Dan abang hanya menanggapinya bahwa hidupku ini bukan cuma pacaran melulu begitulah sms pernyataan terakhir abang.
Dari semalam dan sampai sekarang ini memang abang ada masalah dimana kakak saya telah mencoreng nama baik keluarga kami dengan perbuatannya yang terjadi semalam, dengan kejadan tersebut membuat rencana saya berantakan dan begitu juga dengan rencana keluarga kami dan di tambah lagi ketika mengetahui bahwa adek telah menghianati abang dengan demikain menambah kepedihan hati ini (ini sekedar cobaan yang membuat aku dewasa), namun ada teman yang abang ceritakan kemarain sebagai tempat curhat abang dan sedikit memberi motivasi abang dan teman satu kuliahan abang dulu.
Pesan saya moga di baca, hiduplah dengan prinsipmu abang merasa bahagia jika adek bahagia namun abang tidak rela mendengar adek tidak bahagia karena abang menginginkan adek bahagia bukan membuat adek menderita karena abang pesan ini abang tulis sejujur-jujurnya dan semoga adek baca. Dan jia membacanya responlah dengan mengirim pesan di facebook abang atau berkomentar di bagian tag komentar dibawa artikel ini.


SEKIAN

No comments:

Post a Comment