Tuesday, December 29, 2009

Hari Demi Hari

Hari ini tanggal 29 Desember 2009, tidak terasa sudah akhir tahun dan akan bersiap untuk menyambut hari yang baru dan tahun yang baru dimana nampak suatu harapan yang baru.
terkadang aku menyadari dalam diri ku sendiri bahwa yang kulakukan selama ini bertentangan dengan apa yang ku harapkan.

Aku berusaha untuk menghayati setiap kehidupan yang kulalu hari demi hari, dimana hari berganti hari bulan berganti bulan dan akhirnya tahun yang baru pun akan datang.

Saya sudah 1 tahun lebih berada di jogja, rasanya tidak begitu merindukan keluarga yang ada di kampung halam namu tidak dipungkiri juga bahwa terkadang aku merasa kangen juga sama keluarga yang ada di kampung.

tapi hal itu aku tutupi dengan kesibukan-kesibukan diri ku sendiri.
aku merasa yang aku lakukan selama tahun 2009 sangat luar biasa dimana dalam satu tahun ini tidak bertemu dengan keluarga yang aku cintai yang selama ini memberikan motivasi pada diri untuk terus maju.
"Apakah yang aku rasakan sama dengan yang mereka rasakan ?"
"Aku kira mereka juga merasakan apa yang kurasa pula"
Tidak mungkin mereka tidak merasakan rasa rindu pada salah satu anggota keluarganya ?
Keluarga bagi kita memang sangat penting, tampa ada keluarga kita merasahan hidup lesepian dan terasa kurang lengap meskipun kita memiliki harta yang melimpah namun tanpa keluarga yang kita miliki itu pasatinya akan terasa sia-sia.

Keluarga begitu penting bagi kita meskipun juga kita merasa jengkel dengan tingkahlaku dari salah satu anggota keluarga, tapi kita akan selalu berusaha untuk mengerti dari tindakanya tersebut.

bagi orang-orang yang selau bertengkar dengan salah satu anggota keluarganya, coba pikirkan hal-hal yang positif dari tindakannya itu.

Aku melewati hari disepanjang tahun ini terkadang bahagia namun terkadang juga ada rasa kesal, terkadang juga aku merasa kesal kepada mereka (Teman) apa lagi mereka yang membuat ku sering kesal. Salah satu teman ku sering membuatku kesal karena tingkah lakunya sering membuatku tidak nyaman, karena apa yang ia omonkan sering kali bertentangan dengan apa yang ia lakukan. Dan sering ngomong dengan kata-kata yang seharusnya tidak tepat, Suka mengeluh, padahal apa yang ku alami dari pada yang ia alami lebih berat, tapi dia sering mengeluh tidak mensyukuri apa yang ia dapatkan jika hal itu di tekankan padanya ia selalu mencari berbagai alasan.

Aku memang terlahir dari keluarga yang kurang mampu, sejak kecil di ajarkan untuk hidup mandiri tidak suka meminta munkin hal itu masih tertanam pada diri ku sampai sekarang.
malah aku merasa malu jika harus meminta, yang sebenarnya hal tersebut masih bisa aku lakukan. memang aku sadari kita hidup didunia ini bukan berlaku egois tapi harus saling menolog satu dengan yang lainnya, bahkan kita tentunya juga mengharapkan dari orang lain karena tampa pertolongan orang lain kita susah untuk berkembang karena kemampuan yang kita miliki terbatasa sehinga hal tersebut perlu bantuan dari orang lain.

Namun jika hal tersebut terus diperihara kita akan cenderung ketergantunga terhadap orang lain sehingga membuat kita tidak mandiri dalam menghadapi kehidupan ini yang terkadang kejam dan terkadan berbaik hati pada diri kita.
Kita hidup haru selalu bersyukur terhadap apa yang kita miliki tampa rasa syukur apa yang kita dapatkan kita akan merasa kekurangan dan tak pernah merasa ketercukupan atau merasa belum bahagia dengan apa yang kita miliki.

Kelemahan dan kekurangan pada diri kita jangan dijadikan beban terhadap diri kita tapi coba terimalah apa adanya yang ada dalam diri kita ini.
Denag demiki kita bisa hidup tama harus merasa rendah diri...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

No comments:

Post a Comment