Hari ini tepatnya tanggal 31 Desember 2009, Pukul 19:14 aku mengetik di blog ini. Hari ini merupakan hari terakhir di tahun 2009 ini, nanti tepatnya jam 24:00 akan peralih pada tahun yang baru, dengan tibanya tahun yang baru itu aku berharap ada perubahan pada diri ku dan pada orang lain serta Indonesia maupun Dunia ini.
Secara ringkas aku ceritakan sedikit mengenai jalan kehidupan ku pada hari ini. Jam 04:00 alaram ku berbuyi dimana pada saat saya belum tidur saya mensed alaram di Handpone saya, yakni pada pukul 04:00 dan 05:00, alaram saya berbunyi dan saya mendengarkan sayuk-saykuk tapi aku pun bangun juga untuk mematikan alaram yang berbunyi itu. Alaram yang saya set itu ke dalam rati dimana setiap alaram yang pas berbunyi langsung membunikan radio, pengesetannya itu saya lakukan ke radio RRI Pro 3 karena radio ini di setiap jam tersebut akan menyiarkan berita dapat di ketahui pun biasanya aku terbangun ketika mendengarkan nya itu selain penanda bangun juga saya manfaatkan untuk mendengarkan berita. sebelum saya mematikan alaram tersebut nyong yang pada saat itu tidur dengan saya karena dikamarnya ada tamu sodauranya Gunawan, dan kebetulan pada saat ini teman saya satu kamar pulang kampung untuk merayakan natal bersama keluarganya di Kal-Bar, maklum di kost-kostsan karena di temapt kami ini termasuk tinggal gratis dimana kost-kostsan ini sudah disewakan PEMDA kami (Kab.Landak), dan kebetulan kami penerima beasiswa yang dikirim PEMDA kami untuk kuliah di Yogyakarta. Biaya kuliah sampai biaya hidup mereka tanggung termasuk uang buku dimana untuk biaya hidup perbulannya kami mendapatkan sejumlah Rp.500.000 per orang ditambah uang buku Rp.250.000 perbulan totalnya 750.000 perbulan yang diterima dalam waktu 3 bulan sekali yakni sebesar 2,25 juta.
Itu pencelasan sedeikit tentang keadaan saya, yang nanti nya akan saya ceritakan dibagian lainnya. Kembali kepada Nyong, nyong yang ketika itu pun mendengarkan alaram saya langsung ia membangunkan saya dengan cara mendorong-dorong tubuh saya tapi sebenarnya saya sudah terbangun, dan saya pun bangun untuk mematikan alaram saya, dan kemudian tidur lagi.
Dan ketika waktu menujukan pukul 05:00 alaram saya berbunyi dengan berita kematian Gus Dur yakni Presiden Ke-4 RI. dan kontan saja saya langsung bangun dan mematikan alaram saya. Tapi sebelum bangun saya berdoa dulu dimana sebelum tidur dan sesuadah tidur saya selalu berdoa ini saya lakukan sejak duduk di bangku sekolah SLTP, mungkin ini yang menjadi kebiasaan saya yang tidak pernah saya tinggalkan dan menjadi ritual khusus pada saat sebelum tidur dan sesuah tidur pada diri saya sendiri Bagaimana dengan Anda ?
Setelah itu saya mencuci muka kost-kosan masih sepi dan sunyi karena mereka rat-rata bangun di atas 06:30, saya langsung pergi ketempat dimana anjing yang akan mereka sembelih pada hari penutupan tahun ini karena rasa penasaran saya, setelah itu saya langsung menuju kekamar setelah melihat anjing tadi, setelah itu saya membaca buku yang berjudul Menjadi Guru Inisiator karangan Mohammand Nor Ichwan untuk beberapa menit sambil menungu air mendidih di dispenser untuk menyeduh Teh, setelah air mendidik saya langsung menyeduh teh dan menghidupkan lektop untuk membuka Facebook, setelah itu saya membuka facebook dan lihat-lihat sambil membaca Kompas cetak tentang kematian Gus Dur dan berita-berita lainnya.
sambil buka Facebook saya juga main Poker, setelah itu saya turun ke bawa kebetulaan kamar kami di lantai dua, untuk masak nasi kebetulan saya sering masak dan jarang makan di luar untuk menghemat pengeluaran maklum terlahir dari keluarga yang tidak berkecukupan tapi saya bersukur ko degan kehidupa saya ini.
setelah itu saya di ajak oleh teman saya Era untuk berbelanja di Pasar Sayur Di Demangan Baru yang kira-kira jaraknya 5 Km dari tempat kami sebetulnya dulunya dekat namun karena pindah di ringrud Utara menjadi jauh deh. Di pasar itu juga segala sayur dan daging di jual lengap meskipun didekat kost-kosan kami terdapat pasar juga tampi tidak terlalu besar dan tidak terlalu lengap dibandingkan dengan demangan baru.
Setelah itu kami berangkant kepasar sayur dengan mengunakan motor ankit tingkat kami yang bernama Rian, yang kebetulan juga adik kelas saya ketika SMA, maklum nga ada motor.
Saya ceritakan dulu tujuan kami berbelanja ke Demangan Baru, yakni untuk membeli ayam Potong sebanyak, rempah-rembah dan beras.
Sesamapinya di Pasar kami langsung membeli ayam dengan timbangan sebesar 4,25 Kg, setelah itu kami membeli Masako, trus penumbuk cabe, untuk berasnya kami memilih untuk membeli di dekat kos kami, setelah itu kami pun pulang. sesamapinya di kost kami langsung lagi menuju di pasar di dekat kos kami untuk membeli beras, tapi tidak hanya beras saja yang kami beli melainkan mie rebus, cabe, dan kecap sesuah itu kami pulang dan merebus mie dan memberikan satu bungkus kepada icik, karena uang yang kami belikan untuk mie rebus tersebut merupak unang dari iuran untuk merayakan tahun baru (Jdi nga enak ini korobsi jadinya).
Setelah mie rebus saya masak saya langsung makan mi dan karena merasa kasihan melihat anjing yang akan disembelih saya memberiakan sedikit makan karena sejak dari semalam tidak diberikan makan jadi sedih ni sama anjingnya.. Haaaaa haaaa
Anjing ko di sedihkan ?
Setelah makan mie selesai saya dengan era langsung memberiskikan ayam yang kami beli tadi Adi, Deni dan Nyong mulai bersiam untuk menyembelih Anjing yang saya ceritakan tadi.
Saya jelaskan sedikit mengenai darimana mereka membeli anjing itu yakni mereka beli dari Teman kami Ade yang kebetulan keluarganya ada disini yang memelihara anjing mereka membelinya seharga 130.000.
setelah perkerjaan saya selesai saya menghidupan lektok kembali yang kebetulan sebelum berangakan ke pasar saya matikan dulu. Setealah itu daya membuka facebook, setelah beberapa menit jam pada waktu itu sudah menujukan 9 kurang dan daya mulai merasa cape dan ngantuk akirnya saya tertidur, dan terbangun kira-kira jam 12 kurang karena saya mulai merasa lapar dan kemudian saya turun berniat untuk makan dan saya pun melihat mereka sedang mengerjakan ajing itu sambil memotong-motongnya, sedangkan a'an sedang merajik bumbu bukan Bom pembaja budiman.
setelah itu saya meminta kepada nyong untuk meminjam mie rebusnya karena saya lagi malas untuk masay sayaur sebenarnya dilemari ku ada sawi putik namun karena rasa malas yang datang jadinya tidak jadi masak sayur.
Setelah makan selesai saya lagsung mandi setelah itu saya lanjutkan bukannya tidur melain kan online lagi, karena merasa sudah cape onlinenya saya lanjutkan main PES 2010 karena merasa cape juga akhirnya saya putuskan untuk main gem Warkap karena merasa udah bosan juga akhirnya saya memutuskan untuk nonton filem yang berjudul 10 Block, dimana filemnya menceritakan tentang seorang detektif yang namanya saya lupa untuk mencembut seseorang, polisi ini keadaan fisiknya sudah tidak bugar lagi sering mabuk-mabukan karena sudah tua dan napasnya pun sudah agak tersengal-sengal, dalam perjalanan mengantar orang tadi ia mengalami nasib yang ita tidak duga, rupanya orang yang ia bawa ini merupakan saksi kuci dari kejahatan polisi di New York, ia megalami beberapa kejadian karena waktu pengadilan tidak lama lagi tiggal beberpa jam lagi ia harus berusaha untuk tepat waktu.. untuk lebih jelasnya silakan anda tonton Filem nya jangan lupa judulnya 10 Block.
Setelah filem saya selesai tonton akhirnya saya turun kebawa melihat mereka rupanya anjig yang mereka masak sudah selesai, dan saya mencicipinya, Dami datang juga dan meminta katanya "Agak banyak kas, aku belum cicipinya"
akupun mengambil agak banyak dengan sedikit nasi dipiring
setelah itu kami menikmatinya
Ayam yang mereka pangan pun sudah selesai dan Dami pun meminta nya sedikit saya pun minta juga.
setelah mencicipi selesai saya pun nonton sabil berbinjang-binjang dengan teman-teman.
setelah itu saya mandi dan akirnya sapai pada saat ini dimana saya menulis di blog saya ini, blog ini merupakan blog yang menceritakan tentang kehidupan pribadi saya.
Tahun 2009 tinggal BEBERAPA JAM LAGI.
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA BLOG INI
Secara ringkas aku ceritakan sedikit mengenai jalan kehidupan ku pada hari ini. Jam 04:00 alaram ku berbuyi dimana pada saat saya belum tidur saya mensed alaram di Handpone saya, yakni pada pukul 04:00 dan 05:00, alaram saya berbunyi dan saya mendengarkan sayuk-saykuk tapi aku pun bangun juga untuk mematikan alaram yang berbunyi itu. Alaram yang saya set itu ke dalam rati dimana setiap alaram yang pas berbunyi langsung membunikan radio, pengesetannya itu saya lakukan ke radio RRI Pro 3 karena radio ini di setiap jam tersebut akan menyiarkan berita dapat di ketahui pun biasanya aku terbangun ketika mendengarkan nya itu selain penanda bangun juga saya manfaatkan untuk mendengarkan berita. sebelum saya mematikan alaram tersebut nyong yang pada saat itu tidur dengan saya karena dikamarnya ada tamu sodauranya Gunawan, dan kebetulan pada saat ini teman saya satu kamar pulang kampung untuk merayakan natal bersama keluarganya di Kal-Bar, maklum di kost-kostsan karena di temapt kami ini termasuk tinggal gratis dimana kost-kostsan ini sudah disewakan PEMDA kami (Kab.Landak), dan kebetulan kami penerima beasiswa yang dikirim PEMDA kami untuk kuliah di Yogyakarta. Biaya kuliah sampai biaya hidup mereka tanggung termasuk uang buku dimana untuk biaya hidup perbulannya kami mendapatkan sejumlah Rp.500.000 per orang ditambah uang buku Rp.250.000 perbulan totalnya 750.000 perbulan yang diterima dalam waktu 3 bulan sekali yakni sebesar 2,25 juta.
Itu pencelasan sedeikit tentang keadaan saya, yang nanti nya akan saya ceritakan dibagian lainnya. Kembali kepada Nyong, nyong yang ketika itu pun mendengarkan alaram saya langsung ia membangunkan saya dengan cara mendorong-dorong tubuh saya tapi sebenarnya saya sudah terbangun, dan saya pun bangun untuk mematikan alaram saya, dan kemudian tidur lagi.
Dan ketika waktu menujukan pukul 05:00 alaram saya berbunyi dengan berita kematian Gus Dur yakni Presiden Ke-4 RI. dan kontan saja saya langsung bangun dan mematikan alaram saya. Tapi sebelum bangun saya berdoa dulu dimana sebelum tidur dan sesuadah tidur saya selalu berdoa ini saya lakukan sejak duduk di bangku sekolah SLTP, mungkin ini yang menjadi kebiasaan saya yang tidak pernah saya tinggalkan dan menjadi ritual khusus pada saat sebelum tidur dan sesuah tidur pada diri saya sendiri Bagaimana dengan Anda ?
Setelah itu saya mencuci muka kost-kosan masih sepi dan sunyi karena mereka rat-rata bangun di atas 06:30, saya langsung pergi ketempat dimana anjing yang akan mereka sembelih pada hari penutupan tahun ini karena rasa penasaran saya, setelah itu saya langsung menuju kekamar setelah melihat anjing tadi, setelah itu saya membaca buku yang berjudul Menjadi Guru Inisiator karangan Mohammand Nor Ichwan untuk beberapa menit sambil menungu air mendidih di dispenser untuk menyeduh Teh, setelah air mendidik saya langsung menyeduh teh dan menghidupkan lektop untuk membuka Facebook, setelah itu saya membuka facebook dan lihat-lihat sambil membaca Kompas cetak tentang kematian Gus Dur dan berita-berita lainnya.
sambil buka Facebook saya juga main Poker, setelah itu saya turun ke bawa kebetulaan kamar kami di lantai dua, untuk masak nasi kebetulan saya sering masak dan jarang makan di luar untuk menghemat pengeluaran maklum terlahir dari keluarga yang tidak berkecukupan tapi saya bersukur ko degan kehidupa saya ini.
setelah itu saya di ajak oleh teman saya Era untuk berbelanja di Pasar Sayur Di Demangan Baru yang kira-kira jaraknya 5 Km dari tempat kami sebetulnya dulunya dekat namun karena pindah di ringrud Utara menjadi jauh deh. Di pasar itu juga segala sayur dan daging di jual lengap meskipun didekat kost-kosan kami terdapat pasar juga tampi tidak terlalu besar dan tidak terlalu lengap dibandingkan dengan demangan baru.
Setelah itu kami berangkant kepasar sayur dengan mengunakan motor ankit tingkat kami yang bernama Rian, yang kebetulan juga adik kelas saya ketika SMA, maklum nga ada motor.
Saya ceritakan dulu tujuan kami berbelanja ke Demangan Baru, yakni untuk membeli ayam Potong sebanyak, rempah-rembah dan beras.
Sesamapinya di Pasar kami langsung membeli ayam dengan timbangan sebesar 4,25 Kg, setelah itu kami membeli Masako, trus penumbuk cabe, untuk berasnya kami memilih untuk membeli di dekat kos kami, setelah itu kami pun pulang. sesamapinya di kost kami langsung lagi menuju di pasar di dekat kos kami untuk membeli beras, tapi tidak hanya beras saja yang kami beli melainkan mie rebus, cabe, dan kecap sesuah itu kami pulang dan merebus mie dan memberikan satu bungkus kepada icik, karena uang yang kami belikan untuk mie rebus tersebut merupak unang dari iuran untuk merayakan tahun baru (Jdi nga enak ini korobsi jadinya).
Setelah mie rebus saya masak saya langsung makan mi dan karena merasa kasihan melihat anjing yang akan disembelih saya memberiakan sedikit makan karena sejak dari semalam tidak diberikan makan jadi sedih ni sama anjingnya.. Haaaaa haaaa
Anjing ko di sedihkan ?
Setelah makan mie selesai saya dengan era langsung memberiskikan ayam yang kami beli tadi Adi, Deni dan Nyong mulai bersiam untuk menyembelih Anjing yang saya ceritakan tadi.
Saya jelaskan sedikit mengenai darimana mereka membeli anjing itu yakni mereka beli dari Teman kami Ade yang kebetulan keluarganya ada disini yang memelihara anjing mereka membelinya seharga 130.000.
setelah perkerjaan saya selesai saya menghidupan lektok kembali yang kebetulan sebelum berangakan ke pasar saya matikan dulu. Setealah itu daya membuka facebook, setelah beberapa menit jam pada waktu itu sudah menujukan 9 kurang dan daya mulai merasa cape dan ngantuk akirnya saya tertidur, dan terbangun kira-kira jam 12 kurang karena saya mulai merasa lapar dan kemudian saya turun berniat untuk makan dan saya pun melihat mereka sedang mengerjakan ajing itu sambil memotong-motongnya, sedangkan a'an sedang merajik bumbu bukan Bom pembaja budiman.
setelah itu saya meminta kepada nyong untuk meminjam mie rebusnya karena saya lagi malas untuk masay sayaur sebenarnya dilemari ku ada sawi putik namun karena rasa malas yang datang jadinya tidak jadi masak sayur.
Setelah makan selesai saya lagsung mandi setelah itu saya lanjutkan bukannya tidur melain kan online lagi, karena merasa sudah cape onlinenya saya lanjutkan main PES 2010 karena merasa cape juga akhirnya saya putuskan untuk main gem Warkap karena merasa udah bosan juga akhirnya saya memutuskan untuk nonton filem yang berjudul 10 Block, dimana filemnya menceritakan tentang seorang detektif yang namanya saya lupa untuk mencembut seseorang, polisi ini keadaan fisiknya sudah tidak bugar lagi sering mabuk-mabukan karena sudah tua dan napasnya pun sudah agak tersengal-sengal, dalam perjalanan mengantar orang tadi ia mengalami nasib yang ita tidak duga, rupanya orang yang ia bawa ini merupakan saksi kuci dari kejahatan polisi di New York, ia megalami beberapa kejadian karena waktu pengadilan tidak lama lagi tiggal beberpa jam lagi ia harus berusaha untuk tepat waktu.. untuk lebih jelasnya silakan anda tonton Filem nya jangan lupa judulnya 10 Block.
Setelah filem saya selesai tonton akhirnya saya turun kebawa melihat mereka rupanya anjig yang mereka masak sudah selesai, dan saya mencicipinya, Dami datang juga dan meminta katanya "Agak banyak kas, aku belum cicipinya"
akupun mengambil agak banyak dengan sedikit nasi dipiring
setelah itu kami menikmatinya
Ayam yang mereka pangan pun sudah selesai dan Dami pun meminta nya sedikit saya pun minta juga.
setelah mencicipi selesai saya pun nonton sabil berbinjang-binjang dengan teman-teman.
setelah itu saya mandi dan akirnya sapai pada saat ini dimana saya menulis di blog saya ini, blog ini merupakan blog yang menceritakan tentang kehidupan pribadi saya.
Tahun 2009 tinggal BEBERAPA JAM LAGI.
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA BLOG INI
No comments:
Post a Comment